Tampilkan postingan dengan label DOA-NASEHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOA-NASEHAT. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

( AMALAN ) BENTENG MUSLIM DIPAGI DAN PETANG UNTUK KEMENANGAN DUNIA DAN AKHIRAT



Wahai para pedamba husnul khatimah, pagari dirimu dengan zikir pagi dan sore hari sehingga kalian senantiasa dalam ruang lingkup berkah zikir tersebut. Wahai yang menginginkan husnul khatimah, bentengi dirimu dengan doa sebelum dan sesudah tidur sehingga engkau tetap dalam cakupan berkah doa tersebut. Dan jika Anda sekalian ditakdirkan kembali ke rahmat Allah SWT dalam keadaan seperti ini, insyaallah Anda sekalian berpeluang menutup lembaran hidup dengan tetes akhir tinta husnul khatimah yang mengharukan.
Jika Anda bertanya: “kenapa orang yang berzikir punya keistimewaan seperti ini?” Jawabku: “zikir itu terhitung ibadah yang enteng dilakukan. Olehnya itu, banyak orang yang lalai bahkan meremehkannya. Karena dia ringan dilakukan, ia pun berpeluang besar selamat dari puji diri.
Bukankah yang biasanya dicampuri riya’ ibadah-ibadah besar yang kadang sulit dilaksanakan seperti: shalat, zakat dan haji. Zikir punya keistimewaan dan pahala yang besar. Yang demikian itu karena tidak ada yang mengetahui isi hati orang yang berzikir kecuali orang itu sendiri.
Boleh jadi orang yang berzikir dikira lagi menghayal, mengingau, berpikir atau sedang menghitung laba dan rugi pekerjaannya, padahal, hatinya ternyata lagi terjalin dengan pemilik Arsy yang Maha Agung dalam sebuah komunikasi zikir. Sementara itu, semakin tersembunyi sebuah ibadah, semakin tinggi pahalanya. Puasa salah satu contohnya punya pahala yang besar karena yang tahu benar atau bohongnya orang yang mengaku berpuasa hanyalah Allah Semata. Demikian juga dengan zikir, hanya Allah yang tahu.”
Kita masih berada didalam kemuliaan sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah ini, di antaranya sabda Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
"Tidak ada satu amal shaleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab: "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Karenanya dianjurkan atas orang Islam pada hari-hari tersebut untuk bersungguh-sungguh dalam ibadahnya, di antaranya shalat, membaca Al-Qur’an, dzikrullah, memperbanyak doa, membantu orang-orang yang kesusahan, menyantuni orang miskin, memperbaharui janji kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Masih ada satu amalan lagi yang utama pada hari-hari tersebut, yaitu berpuasa sunnah di dalamnya.
Ingin husnul khatimah? Hidupkan setiap hari zikir pagi dan sore hari. Yang demikian itu bertujuan membentengi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di samping itu, yang bezikir pagi dan sore hari, jiwanya senantiasa dalam lingkaran berkah ruh zikir tersebut. Dengan berkahnya, Allah akan memudahkan segala urusannya, menyelamatkannya dari fitnah dan bahaya dan jika ajal menghampirinya, ia masih dalam ruang lingkup ruh zikir, sehingga ia kembali ke rahmat Allah dalam keadaan berzikir.
Diantara amalan pagi ( Habis Shalat Shubuh) dan petang (Habis Shalat Ashar) Sbb
A) Membaca SAYYIDUL ISTIGHFAR
أَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لآ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
“Allahumma anta robbii laa ilaaha illa Anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduk(a), wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’-dika maa s-ta-tho’tu, a-‘uudzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-‘u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-‘u bi zan(m)bi faagh-firlii fainnahu laa yaghfiru dz-dzunuuba illa Anta.” (Dibaca pagi dan sore 1x)
“Ya Allah, Engkau adalah Robb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjian­ku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung ke­pada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat me­ngampuni dosa kecuali Engkau.”
“Barang siapa membacanya dengan yakin ketika petang hari, lalu ia meninggal dunia pada malam itu, maka ia masuk syurga, dan demikian juga ketika pagi hari” (H.R. Bukhari VII/150)
B) Doa Perlindungan
بِسْمِ اللهِ لآ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلآ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
“Bismillahi laa ya-dhurru ma-‘a s-mihi syai-‘un fii l-ardh(i) wa laa fii s-samaa-‘i wa huwa s-samii-‘u l-‘aliim(u).” (Dibaca pagi dan sore 3x)
“Dengan Nama Allah yang tidak ada bahaya atas Nama-Nya sesuatu di bumi dan tidak pula dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Mahamengetahui.” (H.R. Abu Daud dan at-Tirmizi, Lihat Shahih Ibnu Majah II/332)
“Barang siapa membaca tiga kali ketika pagi dan petang, tiada sesuatu pun yang membahayakan dirinya” (H.R. Abu Daud, at-Tirmizi, Ibnu Majah dan Ahmad, Menurut Ibnu Baaz isnadnya hasan)
C) Doa Keridhoan Allah
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلآمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
“Ro-dhiitu billahi robbaa(n), wa bi l-islaami diinaa(n), wa bi muhammadin shollallahu ‘alaihi wa sallama nabiyyaa(n).” (Dibaca pagi dan sore 3x)
“Aku rela (ridho) Allah sebagai Robb-ku (untuk­ku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad صلي الله عليه وسلم sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”
“Barang siapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan petang hari, maka hak Allah memberikan keridhoan-Nya kepadanya pada hari Kiamat” (H.R. Ahmad IV/337, an-Nasa-‘i dalam ‘Amalul Yaum wa Lailah 4, Ibnu Sunni 68, Abu Daud IV/418, at-Tirmizi V/465, dan Syaikh Ibnu Baaz berpendapat hadis tersebut hasan)
D) Tahlil Penyelamat
لآ إِلَـهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لآ شَرِيْكَ لَـهُ، لَـهُ الْمُلْكُ وَلَـهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
“Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah(u), lahu l-mulku wa lahu l-hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-‘in qodiir(u),” (Di­baca setiap hari 100x atau 10x atau cukup 1x)
“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) selain Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
“Barang siapa membacanya sebanyak seratus kali dalam sehari, maka baginya (pahala) seperti memerdekakan sepuluh budak, ditulis seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, baginya perlindungan dari syaitan pada hari itu hingga petang hari. Tidaklah seseorang itu dapat mendatangkan yang lebih baik dari apa yang dibawanya kecuali ia melakukan lebih baik lagi dari itu.” (H.R. Bukhari IV/95 dan Muslim IV/2071)
Sumber : Yusuf Mansyur Nerwork

Jumat, 18 Oktober 2013

‘Pemanasan’ dari Hadits Nabi

Jima’ adalah kebutuhan suami istri, bukan hanya salah satunya. Kepuasan dalam jima’ juga hak keduanya, bukan hanya milik suami. Mengingat kaum wanita umumnya lebih ‘dingin’ dan lama dalam proses pendakian menuju puncak, Islam mengajarkan para suami untuk tidak langsung memulai jima’ sebelum melakukan pemanasan.

Sedikitnya ada tiga langkah pemanasan yang bersumber dari hadits:

1. Kata-kata mesra
“Janganlah salah seorang dari kalian menjima’ istrinya seperti binatang ternak mendatangi pasangannya. Tetapi hendaklah ada ar rasuul antara keduanya.” Ditanyakan kepada beliau, “Apakah ar rasuul itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ciuman dan kalimat-kalimat obrolan (mesra)” (HR. Ad Dailami)

Sebelum melakukan jima’, dahuluilah dengan kata-kata romantis. Kata-kata yang mesra. Rasulullah, di hari-hari biasa saja memanggil Aisyah dengan humaira, yang pipinya kemerahan. Betapa beliau sangat romantis, apalagi ketika hendak ‘bercinta’ bersama istri.

Kata-kata romantis dan mesra ini yang pertama akan mencairkan suasana dan membuat rileks. Tingkatan kata-kata yang lebih mesra selanjutnya akan membuat tubuh yang rileks mulai ‘memanas’ serasa dipanggil untuk tidak hanya bermain kata.

2. Ciuman
“Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu,” (HR. Tirmidzi)

Jika kata-kata melahirkan imajinasi dan emosi, maka ciuman lebih ‘terasa’ bagi istri. Detak jantung menjadi lebih cepat, nafas menjadi tak teratur, dan hasrat jima’ pun mulai timbul.

Dalam bab ini, ciuman tidaklah sebatas bibir bertemu bibir.

3. Sentuhan
Jika kata-kata mesra adalah pemanasan dengan ucapan dan ciuman adalah pemanasan dengan bibir, pemanasan yang lainnya adalah dengan tangan; sentuhan.

Imam Abu Hanifah ditanya oleh muridnya tentang suami yang memegang kemaluan istrinya atau istri memegang kemaluan suaminya (sebagai pendahuluan jima’), beliau menjawab, “Tidak masalah, bahkan saya berharap ini akan memperbesar pahalanya.” (Tabyin al-Haqaiq).

Demikian 3 Langkah ‘Pemanasan’ dari Hadits Nabi. Langkah kedua dan ketiga tidak harus berurutan. Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

Senin, 01 Oktober 2012

BELAJAR

Dαri air, kitα belαjαr tenαng..
Dαri bαtu, kitα belαjαr tegαr..
Dαri tαnαh, Kitα belαjαr kehiduραn..
Dαri kuρu², Kitα belαjαr merubαh diri..
Dαri pαdi, kitα belαjαr rendαh hαti..
& Dαri Allah, Kitα belαjαr tentαng kαsih sayang yαng semρurnα..

Kamis, 10 Mei 2012

Nasehat Ali bin Abi Thalib

•°*”˜˜ ♥Kalau rezeki dari Allah terlambat, maka
beristigfarlah kepada Allah dan mohonlah
semoga Allah melapangkan rezekiNya
bagi kita. Sebab, kunci surga adalah
sabar, kunci kemuliaan adalah rendah
hati, dan kunci kebaikan (kehormatan) adalah taqwa. ♥˜
˜”*°•. .•°*”˜˜ ♥Jika memerlukan nikmat dunia,
cukuplah islam sebagai nikmatmu. Jika
memerlukan keasyikan, cukuplah taat
pada Allah sebagai keasyikanmu. Dan
jika memerlukan pengajaran, cukuplah
maut itu sebagai pengajaran bagimu. ♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ ♥Allah telah memberikan
petunjuk kepadaku, sehingga aku bisa
mengenali diriku sendiri dengan segala
kelemahan dan kehinaanku. ♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ Kalau engkau ingin menjadi
raja, pakailah sifat qanaah. Kalau engkau
ingin mendapat surga dunia sebelum
surga akhirat, pakailah budi pekerti yang
baik. Kedua sifat ini ialah kawan bahagia.
♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ ♥Wahai Saudagar! Ambillah
yang benar, niscaya kamu selamat.
Janganlah kamu menolak keuntungan
yang sedikit, karena kamu tidak
memperoleh keuntungan banyak. ♥˜ ˜”*
°•.
.•°*”˜˜ Apabila sempurna akal,
kurangi perkataan♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ ♥Lebih sedikit orang
menggunakan akalnya, lebih banyak pula
ia berkata-kata. ♥˜ ˜”*°•
. •°*”˜˜ ♥Teman manusia sebenarnya
adalah akal, dan musuh yang celaka ialah
jahil. ♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ Kebahagiaanku jika mati
sebelum baligh, lalu aku dimasukkan
kedalam surga, tidak sebahagia jika aku
hidup sampai tua dalam keadaan
mengenal Allah, yaitu yang paling
bertaqwa, rajin mengerjakan ibadah serta menerima apa-apa yang telah
diberikan Allah kepadaku. ♥˜ ˜”*°•.
.•°*”˜˜ ♥Bahagialah orang yang dapat
menjadi tuan untuk dirinya, menjadi kusir
untuk nafsunya, dan menjadi kapten
untuk bahtera hidupnya. ♥˜ ˜”*°•.
”˜˜ ♥Dada orang yang berakal itu ialah
peti rahasianya. ♥˜ ˜”*
•°*”˜˜ ♥Raihlah ilmu, dan untuk meraih
ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar♥
SUBHANALLAH...
Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita agar tetap istiqomah dalam melakukan kebaikan dan memberikan kelapangan hati kita untuk menjadikan kita pribadi yang luar biasa. Aamiinn.

Selasa, 03 Januari 2012

Istighfar

“Barangsiapa memperbanyak istighfar, Allah akan menjadikannya dari setiap kesusahan ada jalan keluar, dan dari setiap kesempitan ada penyelesaian, serta menganugerahinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
"Perbanyaklah memohon ampunan kepada Allah, agar anda mendapatkan kelapangan dan ketenangan hati, rizki yang halal, keturunan yang shalih dan pertolongan yang berlimpah disisi-Nya."
Nasihat Ulama : "Ketika di tempat-tempat mustajab, janganlah kamu berdoa meminta agar dimudahkan rezekimu atau dipanjangkan umurmu, tapi mintalah agar dosa-dosamu diampuni".
(dengan bersihnya dari dosa-dosa maka segala urusan akan dimudahkanNya, termasuk rezeki, jodoh, pekerjaan, ilmu dan lain sebagainya.)
FirmanNya, "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Surat At-Thalaq.)
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
(Kutipan khutbah Rasulullah Saw.)
Istighfar ibarat air, yang menyirami dan membersihkan hati. Menghilangkan kotoran dan dosa dari jiwa. Istighfar adalah cahaya yang menghapus kegelapan orang-orang yang melakukan kemaksiatan. Istighfar akan memunculkan cahaya dalam hati seseorang. Insya Allah..
Sumber: Ustadz Yusuf Mansyur

Sabtu, 20 Agustus 2011

DOA AGAR MENJADI ANAK SHOLEH

Do’a Untuk Memperbaiki Keturunan
Do’a Pertama
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“ROBBANA HAB LANA MIN AZWAJINA WA DZURRIYATINA QURROTA A’YUN, WAJ’ALNA LILMUTTAQINA IMAMAA.” (Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa) (QS. Al Furqon:74)

Do’a Kedua
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي
“ROBBI AWZI’NI AN ASYKURO NI’MATAKALLATI AN ‘AMTA ‘ALAYYA. WA ‘ALA WAALIDAYYA WA AN A’MALA SHOLIHAN TARDHOH, WA ASHLIH LII FI DZURRIYATIY” (Wahai Robbku, ilhamkanlah padaku untuk bersyukur atas nikmatmu yang telah Engkau karuniakan padaku juga pada orang tuaku. Dan ilhamkanlah padaku untuk melakukan amal sholeh yang Engkau ridhoi dan perbaikilah keturunanku) (QS. Al Ahqof:15)
Semoga kita bisa mengamalkan do’a yang mudah dihafalkan ini. Semoga kita tidak jemu untuk selalu memanjatkan do’a kepada-Nya. Allah tidak mungkin membiarkan hamba-Nya yang menengadahkan tangan kepada-Nya, lalu dia pulang dengan tangan hampa.

Minggu, 19 Desember 2010

Shalawat

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda :
"Perbanyakkanlah membaca selawat padaku pada malam dan hari Jumaat, maka siapa yang membaca selawat untukku satu kali, Allah akan berselawat kepadanya 10 kali (Allah akan memberinya rahmat 10 kali)." (Riwayat Al Baihaqi)
“Sesungguhnya manusia yang paling hampir kedudukannya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca selawat untukku.” (HR. Tirmidzi no. 484. Ia berkata: Hadits hasan gharib)
SubhanALLAH..
" Semoga Allah bimbing kita kejalan yang di rihdoi-Nya. Dan kita meninggal dalam dengan khusnul khotimah.dan kita hingga akhir hayat kita lisan kita mudah mengucapakan laa illaaha illallah..
Aamiin..
Sumber: Ustadz Yusuf Mansyur